GARUT, PERHUTANI (11/06/2026) │ Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Garut bersama Relawan Antisipasi Bencana (RENTAN) Sekolah Sungai Cimanuk (SSC) melaksanakan kegiatan penanaman 1.000 pohon di Lapangan Harum Madu, Desa Mekarsari, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, pada Kamis (11/06).
Sebanyak 1.000 bibit pohon yang ditanam terdiri atas 500 bibit suren dan 500 bibit ganitri sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan serta meningkatkan tutupan vegetasi di kawasan tersebut.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Perhutani (Asper) Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Bayongbong Acep Supriadi didampingi Kepala Resort Pemangkuan Hutan (KRPH) Bayongbong Roni Khaeruna, Camat Bayongbong Jeje, perwakilan Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Wilayah V, Ketua RENTAN Mulyono Kadafi, masyarakat setempat, serta para siswa SMP Negeri 4 Bayongbong.
Di tempat terpisah, Administratur KPH Garut Herdy Indriawan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat sekitar hutan yang telah berpartisipasi aktif dalam kegiatan penanaman tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
Ia menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan fungsi hutan sebagai penyangga kehidupan.
“Semoga sinergi ini dapat terus terjalin dengan baik dan saling mendukung demi terwujudnya kelestarian hutan di Kabupaten Garut. Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas seremonial, melainkan wujud tanggung jawab bersama untuk memastikan hutan tetap menjadi penyangga lingkungan bagi generasi mendatang,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Bayongbong Jeje menyampaikan bahwa kegiatan penanaman pohon ini dilandasi oleh semangat dan kepedulian bersama terhadap kelestarian hutan. Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak menjadi faktor penting sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik dan lancar.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menanam dan memelihara pohon sebagai investasi jangka panjang bagi lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.
“Pohon yang kita tanam hari ini merupakan aset berharga bagi masa depan. Satu pohon yang tumbuh dengan baik akan memberikan banyak manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Semoga semangat menjaga kelestarian hutan ini terus tumbuh dan menjadi budaya bagi kita semua,” pungkasnya. (Kom-PHT/Grt/Erv)